Sabtu, 12 Januari 2013

INTERNET MARKETING

Internet Marketing di sebut juga e-marketing atau e-pemasaran (electronic) dan tidak jauh berbeda dengan pemasaran secara offline. Cuma bedanya kita melakukan kegiatan itu memanfaatkan media internet (online).bahwa metode di dalam emarketing termasuk: optimasi dari mesin pencari, penayangan iklan, pemasaran via e-mail, affiliate marketing, interactive advertising and viral marketing.

Kiranya definisi itu sangat cocok untuk perusahaan yang berbasis dunia nyata  yang menjadikan Internet hanya sebagai sebuah media. Sebagai “sarana baru” atau “pasar baru”. Disini internet hanya sebagian kecil dari sebuah upaya marketing perusahaan yang jangkauannya sangat luas. Dalam pengertian ini, emarketing mungkin sangat dekat dengan fungsi promosi dan penjualan (sales) di dalam pengertian marketing tradisional.
Akan tetapi bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi sepenuhnya di Internet (pasar, produk, layanan, interaksi, transaksi), seperti perusahaan mesin pencari (search engine), layanan hosting, social networking, dll, pengertian emarketing tersebut terlalu sempit. Bahkan, untuk sebuah situs pribadi atau blog yang sepenuhnya hidup di dunia virtual, kebutuhan akan emarketing jauh lebih luas daripada sekedar promosi dan penjualan.
Saat ini marketing telah berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Aktivitas marketing menjadi lebih luas dengan adanya internet. Penggunaan internet dan fasilitas yang ada di dalam internet untuk melakukan aktivitas marketing dikenal sebagai e-marketing.
Keuntungan yang dapat diberikan dengan adanya penggunaan E-marketing :
a. Mampu menjangkau berbagai konsumen dalam suatu lingkungan yang belum dipenuhi oleh pesaing.
b. Target adalah konsumen yang telah terbagi ke dalam kelompok dan mengembangkan dialog berkelanjutan.

Terdapat beberapa keterbatasan dalam internet marketing, khusunya internet marketing di Indonesia. Internet marketing mengharuskan pengguna untuk manggunakan teknologi baru, bukan teknologi tradisional. Koneksi internet juga dapat menjadi kendala, terutama di Indonesia, dimana akses internet merupakan barang yang sangat mahal, sehingga kecepatan koneksi yang didapat juga sedikit.

Di sisi pembeli, ketidak mampuan pembeli untuk meraba, membau, melihat dengan seksama barang yang ingin dibeli, dapat menjadi kendala dalam internet marketing.

Sumber: http://www.InternetMarketingTerbaik.com/, http://id.wikipedia.org/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar